Chandra Mengungkap Pembibitan Bintang di Nebula Kepompong

0

Pengamatan baru dari Observatorium Sinar-X Chandra NASA mengungkapkan sekelompok bintang baru lahir yang tersembunyi di dalam Nebula Cocoon, tempat pembibitan bintang sekitar 2.650 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus. Nebula tersebut, juga dikenal sebagai IC 5146 atau Collinder 470, membentang sekitar 15 tahun cahaya dan tampak sebagai awan bercahaya berbentuk hati dengan latar belakang Bima Sakti.

Penemuan dan Visual

Pertama kali terlihat pada tahun 1893 oleh astronom Edward Emerson Barnard, Nebula Kepompong telah lama dikenal sebagai wilayah pembentukan bintang aktif. Gambar komposit terbaru memadukan data sinar-X, optik, dan inframerah untuk mengungkap detail tersembunyi. Meskipun cahaya tampak menunjukkan warna merah hangat, oranye, dan emas dari gas dan debu yang bersinar, pengamatan sinar-X Chandra menembus awan yang menutupi untuk menunjukkan dengan tepat lokasi bintang-bintang muda berenergi tinggi yang berkumpul di dekat inti nebula.

Mengapa Ini Penting: Aksi Kelahiran Bintang

Nebula Kepompong mewakili fase penting dalam evolusi bintang. Sinar-X berenergi tinggi yang terdeteksi oleh Chandra menunjukkan aktivitas intens dari bintang-bintang yang baru terbentuk – emisi ini merupakan produk sampingan dari proses kekerasan yang menyertai kelahiran bintang, termasuk flare dan pertambahan materi. Jenis observasi ini sangat penting untuk memahami bagaimana bintang menyala dan berevolusi pada tahap paling awal. Tanpa pencitraan sinar-X, banyak dari bintang-bintang bayi ini akan tetap tidak terlihat dan hilang dalam debu di sekitarnya.

Tampilan Multi-Panjang Gelombang

Gambar tersebut menggabungkan data dari beberapa sumber: pengamatan sinar-X Chandra, cahaya tampak dari astrofotografer berbasis darat, dan data inframerah dari Wide-field Independent Survey Explorer (WISE) milik NASA. Pendekatan multi-panjang gelombang ini memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang struktur nebula, mengungkap kepompong gas dan debu yang bersinar serta bidang bintang berkilau yang mengelilinginya.

Nebula Kepompong adalah laboratorium hidup tempat lahirnya bintang-bintang, dan pengamatan berkelanjutan seperti ini adalah kunci untuk mengungkap rahasia pembentukan bintang dan evolusi galaksi.

попередня статтяDeteksi Kanker Dini: Tes Darah Dapat Mengubah Diagnosis dan Menyelamatkan Nyawa
наступна статтяLego Meluncurkan Lima Set Mandalorian Baru Menjelang Perilisan Film