Astronot Artemis II Menyebut “Proyek Salam Maria” Menginspirasi Menjelang Misi Bersejarah ke Bulan

0

Astronot Kanada Jeremy Hansen, bagian dari kru Artemis II yang akan mengorbit Bulan, memuji film fiksi ilmiah Project Hail Mary sebagai sumber inspirasi hanya beberapa hari sebelum peluncuran. Dia menggambarkan menonton film bersama keluarganya sebagai “suguhan nyata” selama persiapan sebelum penerbangan.

Berbagi Akar Kanada

Film yang dibintangi Ryan Gosling ini menarik perhatian Hansen tidak hanya karena narasinya tetapi juga karena hubungan pribadinya: baik astronot maupun aktornya berasal dari London, Ontario. Gosling mengirimkan ucapan selamat kepada kru menjelang peluncuran mereka pada hari Rabu. Hansen menyoroti hubungan simbiosis antara seni dan sains, dengan menyatakan bahwa Project Hail Mary merupakan contoh “seseorang yang pergi ke luar sana dan melakukan apa yang telah dilakukan untuk menyelamatkan umat manusia.”

Penjelajah Bulan Non-AS Pertama

Hansen akan membuat sejarah sebagai warga negara non-Amerika pertama yang melakukan perjalanan ke Bulan, menandai tonggak penting dalam eksplorasi ruang angkasa internasional. Misi ini, yang lebih bersifat terbang mengelilingi dibandingkan pendaratan, sangat penting untuk menguji sistem sebelum misi bulan di masa depan yang bertujuan untuk kehadiran berkelanjutan di Bulan. Penerbangan Artemis II berfungsi sebagai langkah penting dalam program Artemis NASA yang lebih luas, yang pada akhirnya bertujuan untuk membangun kehadiran manusia dalam jangka panjang di permukaan bulan dan menggunakannya sebagai landasan untuk misi masa depan ke Mars.

Pernyataan Hansen menggarisbawahi dampak budaya dari eksplorasi ruang angkasa dan kemampuannya untuk menginspirasi ambisi individu dan kolektif. Misi ini sendiri mewakili tren yang lebih besar menuju peningkatan kolaborasi internasional di bidang luar angkasa, dimana Kanada memainkan peran penting bersama Amerika Serikat dalam mendorong batasan-batasan penerbangan luar angkasa berawak.

Misi Artemis II akan diluncurkan pada hari Rabu, menandai momen penting dalam eksplorasi ruang angkasa modern dan memperkuat posisi Hansen dalam sejarah.